Problema cewe memasuki usia 20-an nih, make up! Mungkin enggak semua juga mulai keracunan make up yang banyaknya naudzubillah dan bikin dompet miris itu, kayak aku. Di karenakan anaknya nggak terlalu suka “terlihat aneh” jadinya aku lebih prefer ke lipstick, yang sama kayak aku kayaknya boleh angkat tangaaaan!
Tapi semenjak keracunan lipstick, galaupun melanda, karena bibir ini sering kering, nggak tau kenapa juga padahal sering banget minum air putih, mungkin kurang asupan makanan bergizi kali ya (ya maap anak kos pak, buk). well, lipstick jadi kurang menempel sempurna di bibir, jadinya harus sering-sering retouch, jadinya enggak banget sama kebiasaan aku yang kalau udah pakai lipstick sekali males pakai lagi.
Apalagi kalau lipstick matte, wah yang ada bibir jadi makin kering dan jadinya enggak pede. Tadinya aku fikir pakai lip blam salah satu brand terkenal bisa jadi solusi, setelah pakai bibir jadi lembab sih, tapi jatuhnya malah kayak abis makan gorengan, berminyak banget. Tapi karena anaknya nggak mau rugi, tetep aja lip balmnya dipakai pas enggak harus ketemu orang, soalnya males di komentarin “abis makan gorengan ya?” hehe.
Jadi males deh pakai lip balm, abis itu aku mulai beli lipstick lip cream, karena banyak yang bilang teksturenya moise gitu, dan nggak bikin bibir kering. Breli deh dua buah lip cream, tapi emang dasar enggak jodoh. Bukannya terlihat bagus, bibir malah semakin terlihat kering, bibir sama kulit muka kompak banget emang, sama-sama kering! Hih!!!
Karena ini era 21, kayaknya nggak zaman ya prustasi, kan ada internet~ singkat cerita, aku stalking lah akun instagramnya @liplapin yang menjual Lip Balm dan Lip Scrub. Jujur aja, awalnya aku tertarik membeli karena bentuk Lip Balm dan Lip Scrubnya yang lucukkk (paling nggak tahan liat yang lucu-lucu, apalagi cowo lucu. Ehe).
Setelah stalking, aku makin nggak tahan kalau enggak beli, dan setelah lihat beberapa reviewnya pun kayaknya leh uga neh dicoba, dan sejam kemudian aku beli deh. Menurutku adminnya baik dan ramah banget, kayaknya semua admin online shop harus mencontoh admin @liplapin ini deh, admin-able banget, curhat tentang masalah kondisi bibir dijawab dengan detail dan lengkap, jadi pengen ciyum saking baiknya.
Eh kok jadi bahas adminnya? Tapi serius deh, ramah! Me love you mimin. Nah, pas barangnya sampai aku baru bangun, padahal jam 9.30 wib dan lagi makan gorengan (dasar anak kos!). begitu packagingnya dibuka, barangnya dibungkus plastik yang bisa di pletekin-pleteking itu loh yang suka di mainin, haha. Jadi si Lip Balm dan Lip Scrubnya bakalan aman sampai tujuan.
Oiya, sebelumnya aku pesen Lip Scrub Banana Dan Lip Balm Red Rose. Waktu packagingnya dibuka, aku sempet aneh, kok berminyak ya… ternyata minyak itu berasal dari Lipscrubnya. Wah kayaknya @liplapin harus lebih kuat packagingnya ya! But, how excited I’m! Aku yang lagi makan gorengan buru-buru abisin gorengannya (teutep gamao rugi) dan bersihin bibir aku pakai air dan di keringkan oleh tisu.
Pertama, aku pakai Lip Scrub Banana, IDR 39.000 / 15 gr. wanginya enggak terlalu “banana” lebih ke wangi kue yang baru selesai di panggang atau wangi milkshake gitu, pokoknya percampuran wangi lembut dan seger, ntap! Cara pakainya oleskan scrubnya ke bibir atas dan bawah, lalu gosok-gosok dengan gerakan memutar sampai merata ke seluruh permukaan bibir.
Setelah pakai kira-kira 2-3 menit lap deh bibirnya pakai tisu atau kain. Nggak perlu dibilas air, nanti bibirnya jadi lebih halus dan lembab! Abis di scrub, kulit mati di bibir keangkat dan warna bibir jadi keliatan agak cerah alias pink-pink gitu. Bahan dari Lip Scrub nya sendiri honey, sugar dan coconut oil. 100% bahan alami tanpa bahan kimia, jadi aman.
Setelah pakai Lip Scrub aku lanjut pakai Lip Balm Red Rose, kayak nama grup vocal ya hihi. Aku sengaja pilih Lip Balm yang merah biar kalau males pakai lipstick atau lip tint bibirku udah ke cover, pas dipakai ternyata bener aja. Selain bikin bibir lembab dan lembut banget, warnanya juga cocok banget sama warna dasar bibir aku yang kehitaman kayak perokok (padahal enggak ngerokok, aneh bukan?) hasilnya jadi pink ke merahan gitu. Me like! Me like! *kegirangan*saking sukanya, dalam sehari, setiap aku ngerasa lip balmnya abis di bibir, aku jadi rajin buat re-touch.
Bahan dasar lip blam juga 100% alami. Beeswax, shea butter, cocoa butter, vitamin e oil, jojoba oil, sweet almond oil,coconut oil, natural essential oil, and coloring powder. Nggak kerasa bibirku udah enggak kering lagi, jadi pede deh pakai lipstick matte dan lip creamku yang lama lagi.
Tapi semenjak keracunan lipstick, galaupun melanda, karena bibir ini sering kering, nggak tau kenapa juga padahal sering banget minum air putih, mungkin kurang asupan makanan bergizi kali ya (ya maap anak kos pak, buk). well, lipstick jadi kurang menempel sempurna di bibir, jadinya harus sering-sering retouch, jadinya enggak banget sama kebiasaan aku yang kalau udah pakai lipstick sekali males pakai lagi.
Apalagi kalau lipstick matte, wah yang ada bibir jadi makin kering dan jadinya enggak pede. Tadinya aku fikir pakai lip blam salah satu brand terkenal bisa jadi solusi, setelah pakai bibir jadi lembab sih, tapi jatuhnya malah kayak abis makan gorengan, berminyak banget. Tapi karena anaknya nggak mau rugi, tetep aja lip balmnya dipakai pas enggak harus ketemu orang, soalnya males di komentarin “abis makan gorengan ya?” hehe.
Jadi males deh pakai lip balm, abis itu aku mulai beli lipstick lip cream, karena banyak yang bilang teksturenya moise gitu, dan nggak bikin bibir kering. Breli deh dua buah lip cream, tapi emang dasar enggak jodoh. Bukannya terlihat bagus, bibir malah semakin terlihat kering, bibir sama kulit muka kompak banget emang, sama-sama kering! Hih!!!
Karena ini era 21, kayaknya nggak zaman ya prustasi, kan ada internet~ singkat cerita, aku stalking lah akun instagramnya @liplapin yang menjual Lip Balm dan Lip Scrub. Jujur aja, awalnya aku tertarik membeli karena bentuk Lip Balm dan Lip Scrubnya yang lucukkk (paling nggak tahan liat yang lucu-lucu, apalagi cowo lucu. Ehe).
Setelah stalking, aku makin nggak tahan kalau enggak beli, dan setelah lihat beberapa reviewnya pun kayaknya leh uga neh dicoba, dan sejam kemudian aku beli deh. Menurutku adminnya baik dan ramah banget, kayaknya semua admin online shop harus mencontoh admin @liplapin ini deh, admin-able banget, curhat tentang masalah kondisi bibir dijawab dengan detail dan lengkap, jadi pengen ciyum saking baiknya.
Eh kok jadi bahas adminnya? Tapi serius deh, ramah! Me love you mimin. Nah, pas barangnya sampai aku baru bangun, padahal jam 9.30 wib dan lagi makan gorengan (dasar anak kos!). begitu packagingnya dibuka, barangnya dibungkus plastik yang bisa di pletekin-pleteking itu loh yang suka di mainin, haha. Jadi si Lip Balm dan Lip Scrubnya bakalan aman sampai tujuan.
Oiya, sebelumnya aku pesen Lip Scrub Banana Dan Lip Balm Red Rose. Waktu packagingnya dibuka, aku sempet aneh, kok berminyak ya… ternyata minyak itu berasal dari Lipscrubnya. Wah kayaknya @liplapin harus lebih kuat packagingnya ya! But, how excited I’m! Aku yang lagi makan gorengan buru-buru abisin gorengannya (teutep gamao rugi) dan bersihin bibir aku pakai air dan di keringkan oleh tisu.
Pertama, aku pakai Lip Scrub Banana, IDR 39.000 / 15 gr. wanginya enggak terlalu “banana” lebih ke wangi kue yang baru selesai di panggang atau wangi milkshake gitu, pokoknya percampuran wangi lembut dan seger, ntap! Cara pakainya oleskan scrubnya ke bibir atas dan bawah, lalu gosok-gosok dengan gerakan memutar sampai merata ke seluruh permukaan bibir.
Setelah pakai kira-kira 2-3 menit lap deh bibirnya pakai tisu atau kain. Nggak perlu dibilas air, nanti bibirnya jadi lebih halus dan lembab! Abis di scrub, kulit mati di bibir keangkat dan warna bibir jadi keliatan agak cerah alias pink-pink gitu. Bahan dari Lip Scrub nya sendiri honey, sugar dan coconut oil. 100% bahan alami tanpa bahan kimia, jadi aman.
Setelah pakai Lip Scrub aku lanjut pakai Lip Balm Red Rose, kayak nama grup vocal ya hihi. Aku sengaja pilih Lip Balm yang merah biar kalau males pakai lipstick atau lip tint bibirku udah ke cover, pas dipakai ternyata bener aja. Selain bikin bibir lembab dan lembut banget, warnanya juga cocok banget sama warna dasar bibir aku yang kehitaman kayak perokok (padahal enggak ngerokok, aneh bukan?) hasilnya jadi pink ke merahan gitu. Me like! Me like! *kegirangan*saking sukanya, dalam sehari, setiap aku ngerasa lip balmnya abis di bibir, aku jadi rajin buat re-touch.
Bahan dasar lip blam juga 100% alami. Beeswax, shea butter, cocoa butter, vitamin e oil, jojoba oil, sweet almond oil,coconut oil, natural essential oil, and coloring powder. Nggak kerasa bibirku udah enggak kering lagi, jadi pede deh pakai lipstick matte dan lip creamku yang lama lagi.





